![]() |
| Foto (istimewa) |
Bupati didampingi Kepala Bapperida, Kepala Dinas PUPR, dan Kepala DLH Kotabaru. Kegiatan ini sebagai komitmen pemda meningkatkan pelayanan publik yang terpadu dan efisien.
“Survei lokasi ini untuk pengembangan kawasan ke depan yang masuk aset Pemda Kotabaru,” kata Bupati Rusli.
Ia menjelaskan, pengembangan wilayah mencakup pembangunan fasilitas umum. Di antaranya perencanaan rumah sakit, cabang Universitas Lambung Mangkurat, Sekolah Rakyat, BLK dan pusat bahasa Inggris, serta peternakan terpadu.
“Atas nama Pemda, kami harap percepatan pembangunan di daerah ini segera dilakukan,” ujar Bupati.
![]() |
| Foto (istimewa) |
Kepala Bapperida Kotabaru, Ir. Rurien Sri Hardjanti, M.M., menjelaskan Pemda memiliki aset lahan 2.000 hektare yang sudah bersertifikat.
“Lahan yang sudah dibebaskan sekitar 2.000 hektare. Awalnya diperuntukkan untuk peternakan terpadu 4.000 hektare, tapi 2.000 hektare masuk kawasan hutan produksi. Saat ini yang bersertifikat 2.000 hektare,” jelas Rurien.
Menurutnya, kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi Kota Mandiri. “Rencananya di sini ada rumah sakit. Bapak Bupati juga sudah mulai buka lahan untuk BLK, Sekolah Rakyat, dan kawasan pertanian terpadu,” tambahnya.
Rurien berharap kawasan baru ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. “Dengan adanya pertumbuhan baru, ekonomi warga pasti akan meningkat,” ujarnya.
Survei ini menjadi langkah Pemkab Kotabaru memperkuat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Pulau Laut Kepulauan.
“Lahan yang sudah dibebaskan sekitar 2.000 hektare. Awalnya diperuntukkan untuk peternakan terpadu 4.000 hektare, tapi 2.000 hektare masuk kawasan hutan produksi. Saat ini yang bersertifikat 2.000 hektare,” jelas Rurien.
Menurutnya, kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi Kota Mandiri. “Rencananya di sini ada rumah sakit. Bapak Bupati juga sudah mulai buka lahan untuk BLK, Sekolah Rakyat, dan kawasan pertanian terpadu,” tambahnya.
Rurien berharap kawasan baru ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. “Dengan adanya pertumbuhan baru, ekonomi warga pasti akan meningkat,” ujarnya.
Survei ini menjadi langkah Pemkab Kotabaru memperkuat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Pulau Laut Kepulauan.
(Rill/Zal)
Tags
Pemkab Kotabaru

