![]() |
| Foto (istimewa) |
Para kader HMI tidak hanya bertanya soal bisnis, tetapi juga menyampaikan aspirasi terkait kebijakan ekonomi daerah yang dinilai belum berpihak pada pengusaha lokal dan kaum muda.
Menanggapi kritik tersebut, Abu Suwandi tampak menerima dengan terbuka. Ia menjawab setiap poin secara lugas dan mencatat masukan yang disampaikan aktivis kampus.
“Aspirasi dan kritik pedas dari adik-adik HMI ini adalah vitamin bagi saya. Ini akan saya bawa langsung ke gedung parlemen sebagai bekal dalam merumuskan kebijakan di DPRD nanti. Kami butuh masukan se-objektif ini,” tegas Abu Suwandi.
![]() |
| Foto (istimewa) |
Kehadiran Abu Suwandi dinilai menjadi penyeimbang diskusi. Jika Wakil Bupati Syairi Mukhlis meminta mahasiswa menjadi mitra kritis pemerintah, Abu Suwandi mendorong mahasiswa untuk mandiri secara finansial agar tidak mudah diintervensi kepentingan mana pun.
Bagi HMI Kotabaru-Tanbu, momen ini menjadi penanda bahwa kepengurusan baru di bawah Teguh Jaka Saputra tidak hanya bergerak di wilayah politik praktis, tetapi juga mulai melirik sektor pemberdayaan ekonomi sebagai instrumen gerakan.
(Red/Zal)
Tags
DRPD Kotabaru

