Pertama Kali Digelar, Pagelaran Libatkan 37 Peserta Gabungan Pelajar dan Sanggar di Siringlaut

 

Foto (istimewa)
indolocalfokuspost - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar pagelaran tari bertema "Mausung Budaya, Batari Sabanua" di Panggung Akrab Siringlaut, Sabtu (24/42026) malam. Kegiatan ini untuk Memperingati Hari Tari Seduania 2026.

Pagelaran dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kotabaru, Minggu Basuki, Kepala Disdikbud Akhmad Romansyah, Kepala Diskoperindag Risa Ahyani, Kepala Diskominfo Gusti Abdul Wakhid, pelaku seni tari, dan undangan

Bupati Kotabaru Muhammad Rusli dalam sambutan tertulis yang dibacakan melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Minggu Basuki menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen kita dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya khususnya seni tari karena menjadi bagian penting dari identitas dan kekayaan daerah kita dengan keragaman budaya yang luar biasa. "Kegiatan ini bukan hanya menampilkan keindahan seni, tapi juga memperkuat rasa cinta budaya lokal," ujarnya.

Ia menambahkan, pagelaran menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas dan menjaga warisan budaya di era modernisasi. "melalui seni tari kita bisa mempererat persatuan, memperkuat identitas daerah, dan memperkenalkan kekayaan budaya Kotabaru ketingkat yang lebih luas lagi"Kata Basuki.

Foto (istimewa)
Sebanyak 37 peserta gabungan tari tradisional Banjar, tari kreasi, dan pertunjukan sanggar sekolah tingkat SD, SMP hingga SMA, yang menjadi ajang pelestarian budaya lokal, juga kreativitas pelaku seni daerah. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru Akhmad Romansyah mengatakan, dengan adanya pegelaran tari dunia ini secara tidak langsung membantu melestarikan budaya tari di Kabupaten Kotabaru. 

"Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan, ke depan sanggar seni tari bisa berkolaborasi dengan disdikbud sehingga acara lebih meriah. mari bersama menjaga budaya lokal kita," ucapnya.

Pemkab Kotabaru mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pagelaran Hari Tari Sedunia 2026 sebagai upaya pelestarian budaya lokal.



(Rill/Red)

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال