![]() |
| Foto (istimewa) |
Apel dimulai pukul 16.30 Wita. Bertindak sebagai perwira apel Kasat Lantas AKP Eka Guntar, S.I.K. dan komandan apel Pamapta III Ipda Bintang Kresna A.
Hadir dalam kegiatan Kapolres Tanah Bumbu AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med.Kom., Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., Danyon B Pelopor Kompol Fratika Yudha, S.H., S.I.K., M.M., perwakilan Kajari, Ketua PN, Danlanal, Dansubdenpom, Kadishub, Kepala Basarnas, seluruh PJU dan Kapolsek jajaran.
Peserta apel terdiri dari personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, Senkom, BPBD, Basarnas, Damkar, dan Pramuka.
Dalam amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Bupati, apel ini bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana prasarana untuk menyukseskan Operasi Ketupat 2026 agar mudik dan perayaan Idulfitri berjalan aman, tertib, dan lancar.
Operasi Ketupat 2026 digelar 13 hari, mulai 13–25 Maret 2026, melibatkan 161.243 personel gabungan. Berdasarkan survei Kemenhub, potensi pergerakan masyarakat mencapai 143,9 juta orang, turun 1,75% dibanding 2025.
Puncak arus mudik diprediksi 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026, sedangkan arus balik 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026. Polri menyiapkan 2.746 pos terdiri dari 1.624 Pos Pam, 779 Pos Yan, dan 343 Pos Terpadu untuk mengamankan 185.607 objek seperti masjid, lokasi salat Id, tempat wisata, terminal, pelabuhan, stasiun, dan bandara.
Pemerintah juga telah mengeluarkan SKB tentang pengaturan lalu lintas dan penyeberangan selama arus mudik-balik, meliputi pembatasan angkutan barang, sistem one way, contra flow, ganjil-genap, penundaan proyek, hingga pengalihfungsian jembatan timbang jadi rest area.
Apel gelar pasukan menegaskan komitmen dan sinergisitas lintas sektor demi keamanan dan kenyamanan masyarakat saat Idulfitri 1447 H.
(Red/Zal)
